The Cardigans Bakalan manggung di Jekarda!

"Promotor Loud Production akan mempersembahkan The Cardigans Gran Turismo Tour 2012, 14 Agustus 2012 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Harga tiketnya IDR750.000 untuk Festival, IDR550.000 untuk tribune I, dan IDR450.000 untuk tribune II." ~ SpikeSounds

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Pemain Chelsea: Oscar Calon Bintang Masa Depan

Bintang baru Chelsea Oscar berusia 20 tahun namun harga transfernya mencapai 25 juta Pounds. Di mata pelatih Chelsea, Roberto Di Matteo, Oscar penuh dengan sanjungan...

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Megan Fox Saat Berumur 12 Tahun

Foto tersebut memang sengaja dipamerkan oleh Megan Fox di halaman Facebook-nya. Untuk membuat penggemarnya penasaran, Megan Fox menulis status, 'Say hello to my 12 year old self.'

Tampilkan postingan dengan label wirausaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wirausaha. Tampilkan semua postingan

28/10/10

Sukses Pasca Kena PHK

Bagi Anda yang rajin shopping—ya paling nggak dalam satu bulan—ke Matahari Dept. Store atau ke Yogya Dept. Store atau kemana saja department store favorit Anda, tentunya tidak asing lagi dengan merk baju pria Andre Laurent. Siapakah orang di balik produk baju tersebut? Dia adalah Johanes Daloma seorang korban PHK karena kantor garment tempat dia bekerja kolaps lantas dilikuidasi pada tahun 1985. Sekarang Johanes adalah Presdir PT Bumi Pusaka Adhi Perkasa (BPAP), produsen baju Andre Laurent.

Johanes menceritakan, berdirinya BPAP diawali kepahitan. Sebelum terjun ke bisnis garmen, ia bersama-sama temannya sekantor kehilangan pekerjaan, alias di-PHK-kan, karena tempat mereka bekerja, PT Dua Perintis, pemegang merek Executive 99, kolaps akibat krisis ekonomi saat itu. Meski sempat bingung mau kerja apa, Johanes yang sebelumnya banyak berkecimpung di bagian pemasaran garmen, memutuskan untuk membuka perusahan garmen baru. ”Saya mengajak kawan-kawan yang pernah satu company di Executive 99 yang dilikuidasi tahun 1985,” ujar pria kelahiran Jakarta 1 Mei 1949 ini.

Pada 1985 itulah BPAP berdiri. Lalu, ia merekrut sekitar 30 karyawan dari staf hingga tukang jahit. Dari mana modalnya? Sebagian pinjaman dari keluarga dan sebagian lagi dari pemasok. Untuk lokasi produksi, ia memilih sebuah rumah di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. “Pada saat itu kami hanya bermodal mesin Butterfly Singer yang pakai motor tempel,” katanya mengenang. Mengenai sokongan dari pemasok, menurutnya, karena bisnis garmen ini pada dasarnya kepercayaan, maka ia bisa mendapatkan kredit dari pemasok.

Setelah 1,5 tahun berkembang, lokasi produksi pindah ke pabrik di kawasan Pulogadung. Menurut Johanes, menggarap bisnis garmen itu gampang-gampang susah. Pasalnya, bahan baku yang diterima dari pemasok kadang tidak sesuai dengan yang diharapkan, misalnya warna bahan tidak sama atau kancing tidak cocok. Itulah sebabnya, di industri ini pelaku garmen harus memiliki kemampuan kontrol mutu yang baik. “Persaingan begitu ketat dan makin sulit eksis,” katanya.

Johanes mengakui, dengan skala seperti sekarang mengelola perusahaannya lebih rumit ketimbang ketika masih berbentuk home industry. Sebab, ia harus mengurus banyak orang dengan berbagai macam karakter. Sebagai contoh, di satu sisi, ada masalah dengan upah minimum regional (UMR), sedangkan di sisi lain, karyawan tidak mencapai kinerja seperti yang diharapkan perusahaan. “Pemerintah harusnya memberi insentif karena industri ini padat karya,” ujarnya sambil menyebutkan total karyawan di pabrik mencapai 130 orang.

Selain bermain di pasar lokal, BPAP pun pernah menjajal pasar ekspor seperti Australia, Malaysia dan Belanda. Hambatannya, menurut Johanes, karena perusahaannya relatif belum besar, konsentrasi untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal terpecah. Padahal standar yang diminta untuk masuk ke pasar ekspor sangat tinggi dan detail. “Dari Australia masih ada order 500-1.000 potong tergantung event. Kami bukan menolak, kalau bisa syukur, kalau tidak ya tidak mengejar,” katanya simpel.

Uniknya, dalam memasarkan produknya, Johanes mengaku, BPAP tak memiliki bujet promosi yang jelas. Toh, Andre Laurent sering mengadakan kerja sama barter dengan beberapa radio berupa vocer belanja. Johanes menyebutkan, karena keterbatasan dana, promosi lebih banyak dengan pola below the line (BTL) dengan mengandalkan pramuniaga. “Jangan cuma mengharapkan satu orang beli, tapi bagaimana mengajak temannya atau keluarganya ikut beli juga,” ia berujar.

Untuk mengembangkan usaha garmennya ini, Johanes mulai melirik segmen young generation. Menurutnya, selama ini merek Andre Laurent dikenal sebagai produk untuk kalangan profesional. Padahal target pasar untuk kalangan anak muda sangat besar. “Kami akan buat Andre Laurent versi young generation. Apalagi, di musim graduate,” ujarnya.

Masih banyak sebenarnya orang-orang sukses pasca kena PHK di kantornya. Mudah-mudahan bisa menjadi motivasi bagi kita yang masih bekerja untuk menyiasati kondisi kantor bila mulai ada indikasi keterpurukan. Sukses! []

03/10/10

Ke Bengkel Motor

[Sedang menunggu motor selesai di service] Mencoba meluangkan waktu untuk posting artikel; apa saja yang penting 'naik' satu postingan...

AHASS yang aku kunjungi tidak sepi dari pengunjung. Kalo saya perhatikan, memang tidak hanya layanan service tapi ditambah dengan pencucian kendaraan, motor atau mobil. Motorku saja belum juga disentuh oleh montir. Saking banyaknya pagi hingga siang di bengkel ini.

Menjanjikan juga kayaknya bisnis perbengkelan kendaraan... menurut informasi yang saya baca ada cara menghitung modal usaha. Cara menghitung jumlah modal yang Anda butuhkan bila ingin memulai sebuah usaha. Pada prinsipnya, dalam menjalankan usaha, hanya ada 3 jenis modal yang akan Anda keluarkan: 

Modal Investasi Awal
Modal Kerja
Modal Operasional

Mari kita membahasnya satu per satu.

1.MODAL INVESTASI AWAL
Apa sih yang dimaksud modal investasi awal? Ini adalah jenis modal yang harus Anda keluarkan di awal, dan biasanya dipakai untuk jangka panjang. Contoh-contoh modal ini adalah bangunan, peralatan seperti komputer, kendaraan, perabotan kantor dan barang-barang lain yang dipakai untuk jangka panjang.

Kalau usaha Anda usaha bengkel motor, maka modal investasi awal Anda adalah bangunan, alat-alat perbengkelan, dan perabot lain yang dibutuhkan di bengkel tersebut. Kalau usaha Anda toko, maka modal investasi awal Anda adalah rak, meja, bahkan mungkin juga mesin kasir.

Biasanya, modal ini nilainya cukup besar karena dipakai untuk jangka panjang. Tetapi nilai dari Modal Investasi Awal ini akan menyusut dari tahun ke tahun bahkan bisa dari bulan ke bulan.

2.MODAL KERJA
Ini adalah modal yang harus Anda keluarkan untuk membeli atau membuat barang dagangan Anda. Modal kerja ini bisa dikeluarkan setiap bulan, atau setiap datang order.

Sebagai contoh, kalau usaha Anda usaha tempat makan, maka modal kerja yang Anda butuhkan adalah modal untuk membeli bahan makanan. Kalau usaha Anda usaha pem buatan barang kerajinan, maka modal kerja Anda adalah uang yang Anda keluarkan untuk membeli bahan baku. Kalau usaha Anda adalah jasa fotokopi, ya modal kerja Anda uang yang Anda keluarkan untuk membeli kertas, tinta, dan lain sebagainya.

Prinsipnya, tanpa modal kerja, Anda tidak akan bisa menyelesaikan order Anda atau tidak memiliki barang dagangan. Nanti, bisa-bisa Anda malah tidak akan dapat pembeli karena barangnya saja tidak ada. Itulah pentingnya modal kerja.

3.MODAL OPERASIONAL
Modal yang terakhir adalah modal operasional. Modal operasional adalah modal yang harus Anda keluarkan untuk membayar biaya operasi bulanan dari bisnis Anda. Contohnya pembayaran gaji pegawai, pulsa telepon bulanan, PLN, air, bahkan retribusi.

Pos-pos dalam modal operasional ini pada setiap bisnis umumnya hampir sama. Ini karena pada prinsipnya, yang dimaksud dengan modal operasional adalah uang yang harus Anda keluarkan untuk membayar pos-pos biaya di luar bisnis Anda secara langsung. Jadi, Modal Operasional ini biasanya dibayar secara bulanan.

Waduh....motorku sudah sampai mana ya? Aku lihat dulu aja deh! 

[sumber: Safir Senduk]